Rabu, Agustus 24, 2011

Salahkah Jika Hanya Menjadi Ibu Rumah Tangga

Sekolah tinggi sampai tingkat sarjana, tapi g kerja, percuma sekolah tinggi kalo ahirnya cuma ngurusin dapur dan anak!!
Pernah ga denger kalimat seperti itu? haduh aku sering mendengarnya, tapi apa sih salahnya kalo kita (perempuan) sekolah tinggi terus ga kerja? apa salah jika kita (perempuan) meski sudah sekolah sampe jadi sarjana memilih untuk tinggal di rumah dan fokus mengurus dan merawat anak? apa merawat anak dan mengurus rumah tangga sendiri itu sesuatu hal yang tidak mulia dan terhormat?
saya ko malah berfikir sebaliknya, bukankah mengurus dan merawat anak itu tugas mulia? tapi kenapa selalu ada pandangan melecehkan jika kita tinggal dirumah dan mengurus anak sendiri.
sejujurnya aku sangat merasa tidak nyaman untuk bekerja sedangkan anak di rumah bersama oranglain, siapapun itu baik neneknya maupun babysiter ataupun sodara lainnya, ada rasa waswas, apakah anakku terawat dengan baik? selain itu ada perasaan takut di hati, apakah dengan berada dalam perawatan oranglain anakku akan tetap merasa dekat dengan ibunya? apakah nanti justru anakku akan lebih sayang dengan orang yang merawatnya dibandingkan aku sebagai ibu kandungnya?
tapi jika aku memilih untuk tinggal di rumah dan fokus untuk merawat anakku, apa aku sanggup menghadapi pertanyaan orang-orang, ko ga kerja? terus buat apa sekolah tinggi? dan lain-lain pertanyaan yang memojokkan dan pandangan yang sedikit merendahkan. Apakah ini hanya perasaanku saja? atau memang seperti itu pola fikir orang-orang sekarang? semoga ini hanya prasangkaku saja :)
tapi mari kita renungkan sebenarnya manakah yang sebenarnya yang terbaik?yang terbaik adalah bisa menjalankan apa yang kita pilih dengan hati iklas dan bahagia ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar